Tata Letak 5G Dunia

Tata Letak 5G Dunia seperti Revolusi Teknologi 5G Huawei merupakan proses bertahap jangka panjang, dan memiliki kesinambungan yang baik dengan sejarah. Setiap generasi komunikasi pasti memiliki standar komunikasi, demikian pula halnya 5G . Gagasan 5G pertama kali diusulkan oleh Amerika Serikat pada tahun 2008. Tetapi, bahkan 4G belum terbentuk pada waktu itu. Negara-negara di dunia baru serius membahas standar 5G sekitar tahun 2012.

3GPP atau Third Generation Partnership Project, Organisasi yang bertanggung jawab untuk penetapan standar komunikasi didirikan pada tahun 1998. Awalnya, 3GPP adalah organisasi yang mengkoordinasikan standar komunikasi 3G untuk berbagai negara. Kemudian, 3GPP juga bertanggung jawab merumuskan standar komunikasi seluler dunia untuk beberapa generasi terakhir. Saat ini, Manufaktur komunikasi utama dunia, termasuk perusahaan Teknologi Raksasa China seperti Huawei, juga berada di antara mereka.   

Tata Letak 5G Dunia

Proses pembuatan standar komunikasi sangat mirip dengan menulis perangkat lunak atau menulis buku. Para Peserta memberikan ide mereka sendiri. Kemudian, semua orang ikut berdiskusi dan merevisi mengambil pendapat bersama. Seiring perkembangan  teknologi, ide semua orang juga ikut berubah. Sehingga, Kebutuhan dan permintaan operator terus meningkat, menyebabkan permintaan baru harus selalu ditambahkan.

Oleh karena itu, Badan Pengaturan Standar 3GPP harus membekukan semua persyaratan dalam tahap waktu tertentu. Kemudian, meluncurkan versi yang disebut “Release”.

Mengenai standar 5G, Versi yang didiskusikan orang-orang saat ini adalah versi 15 ( 3GPP-R15 ). Dalam standar ini, konstruksi 5G dibagi menjadi dua langkah yang berliku-liku. Langkah pertama, Setelah melalui 78 kali pertemuan dan tawar-menawar yang tak kunjung berakhir, akhirnya diputuskan pada akhir tahun 2018. Langkah kedua, juga baru  dikonfirmasi pada Juni 2019.

Pada dasarnya, semua negara baru mulai menerapkan standar setelah perumusan dikonfirmasi. Tetapi kali ini, karena alasan khusus politik internasional, banyak negara tampak tergesa-gesa. Banyak detail masih belum dicapai. Bahkan, telah ada sebagian perusahaan mulai mempraktikkannya.

Ada sebagian perusahaan dan negara terpaksa membuat dua versi lain yang belum pernah terjadi sebelumnya. Itulah sebabnya saat ini ada tiga versi 5G.

Tentu saja, dalam standar R15 saat ini, tidak peduli berapa banyak versi yang lain, namun setiap negara telah mengkonfirmasi 3 prinsip dasar 5G, yaitu “peningkatan broadband seluler (Enhanced Mobile Broadband atau eMBB),” “latensi rendah yang paling diandalkan (Ultra Reliable Low Latency Communication atau URLLC),” dan “komunikasi tipe mesin besar-besaran (Massive Machine Type Communications atau mMTC).” 

Istilahnya, eMBB adalah “kecepatan,” URLLC artinya “stabilitas dan waktu riil” dan ketiga, mMTC artinya, khusus untuk “Internet of Everything atau iot.”

Sebenarnya, layanan 5G saat ini oleh para perusahaan masih berdasarkan pada jaringan yang tidak independen dan bersifat transisi sementara. Ketika memasuki jaringan independen, Dunia baru benar-benar mewujudkan semua karakteristik 5G . Periode transisi dari non-independen ke independen akan memakan waktu lebih lama. Hal ini untuk melindungi kepentingan para operator dan memberi mereka lebih banyak waktu untuk berinvestasi secara bertahap.

Untuk mencapai 85% pengguna komunikasi seluler, seperti proporsi pengguna 3G dan 4G saat ini, waktu yang dibutuhkan jauh lebih lama dibanding 4G. Pengembangan 4G di China menghabiskan waktu sekitar 6 tahun. Diperkirakan, 5G mungkin akan lebih lama dari ini.

China akan menggunakan jaringan akses 4G yang telah ada dan jangkauan jaringan inti sebagai jangkar di masa depan. Kemudian, menambah standar akses jaringan nirkabel 5G dengan menginvestasikan 100 Miliar Yuan atau 15 Milliar Dolar per tahun untuk membangun 5G. Pembangunan Base Transceiver Station (BTS) baru dari 3G ke 4G tidak banyak, namun pembangunan BTS 5G baru akan jauh lebih banyak.

Diperkirakan, China memerlukan waktu 10 tahun untukmenyelesaikan konstruksi 5G dengan total dana investasi lebih dari 1 Triliun Yuan atau 1.470 Miliar Dolar. Tentu saja, jika China dapat memperoleh 20% pangsa pasar Dunia sebesar 4 Triliun Dolar di masa depan, maka keuntungan Omset tahunan 800 Miliar Dolar akan jauh lebih tinggi di banding investasi tahunan 100 miliar Dolar.

“Bagaimana 5G dapat meningkatkan kecepatan komunikasi seluler?”

Ketika kita menggunakan 4G , jika ada banyak orang di dekat kita, kecepatannya tidak akan dapat dinaikkan, karena bandwidth tidak mencukupi. Frekuensi komunikasi 4G di dunia saat ini berada dalam kisaran 1.000 MHz-2000 MHz. Dalam solusi 5G, bakalan ada dua kubu yang diwakili oleh “Huawei dan Qualcomm.”

Solusi 5G Huawei didasarkan pada Frekuensi 6000 MHz, setara diatas Wi-Fi . Keunggulannya adalah teknologinya sederhana dan penggunaan sumber daya 4G yang lebih baik. Disamping itu, kemampuan mengatasi rintangan lebih kuat, tetapi bandwidth bakalan lebih sempit dengan kecepatan terbatas. Di dalam kubu Huawei, ada Intel dan Nokia. 5G NSA yang  digunakan Huawei saat ini di Tiongkok adalah 5G transisi berdasarkan frekuensi 6000 MHz yang dikombinasikan dengan 4G.

Solusi yang diusulkan oleh Qualcomm adalah Cara “lompatan”, langsung ke frekuensi 28 Gigahertz. Keuntungannya, dalam frekuensi ini tidak akan bentrokan dengan komunikasi nirkabel apapun saat ini. Bandwidthnya dapat diperluas sangat lebar. 

Namun teknologinya sangat rumit, terutama efek pantulan gelombang radio, dan jarak transmisi terlalu pendek. Tetapi, jarak transmisi pendek juga memiliki keunggulan jarak pendek, yaitu stasiun pangkalan dapat dibangun lebih kecil, lebih padat, dengan radiasi yang lebih kecil. Beberapa kota di Amerika Serikat mengadopsi skema ini.

Di masa depan, 5G di China juga akan menggunakan pita Frekuensi 28 GHz atau disebut gelombang milimeter. Tentu saja, ada banyak pihak berkepentingan yang harus dikoordinasikan, terutama pita frekuensi yang telah dialokasikan untuk penggunaan lain sebelumnya.

Saat ini, tidak penting untuk membicarakan tentang siapa yang lebih baik, karena banyak detail dalam standar belum ditentukan. Kita masih perlu menunggu sampai standar akhir ditentukan tahun ini. 

Oleh karena itu, Jika Anda benar-benar ingin membeli ponsel 5G, Anda mungkin harus menunggu beberapa saat lagi. Karena setelah standar baru keluar, Ponsel Anda mungkin tidak kompatibel lagi. Saat ini, Negara yang telah membangun pembangkit tenaga telekomunikasi 5G hanyalah China, Amerika Serikat dan Korea Selatan. 

Saat ini, China telah mencapai beberapa peluang Awal dalam 5G, bukan hanya karena Huawei telah memulai penelitian dan pengembangan di masa-masa awal. Tetapi juga karena Beijing memiliki kemampuan rekayasa yang sangat kuat. Sehingga, China dapat membangun jaringan 5G dengan sangat cepat.

Ketika negara-negara lain masih berunding di atas kertas, China telah melakukan cukup banyak eksperimen. Tentu saja, pendekatan ini berkemungkinan membawa biaya dan risiko. Tetapi dengan kekuatan nasional China saat ini, China dapat menanggung segala biaya dan risiko tersebut.

Sebenarnya, esensi dari pendekatan ini adalah menukar uang dengan waktu. Dalam masyarakat yang berkembang pesat saat ini, “menggandeng peluang” baru ada kesempatan menghasilkan uang. Sebelum Masa 4G, China selalu menunggu standar 4G ditetapkan baru memulai konstruksi, sehingga melewatkan banyak peluang.

“Di era 5G , Apa keuntungan perusahaan Teknologi Raksasa di dunia?”

Contohnya, Huawei dengan keuntungan sangat komprehensif. Pertama, Huawei Manufaktur peralatan komunikasi, konstruksi stasiun pangkalan (BTS), produsen ponsel dan chip, dan Pembuat Standar 5G. Bila Dibandingkan dengan Era 3G, perusahaan-perusahaan China telah memiliki banyak Hak suara dalam pembuatan standar. Namun, China atau Huawei bukan satu-satunya negara pembuat standar 5G.

Sekutu Huawei dalam 5G ada Nokia dan Intel. Sebagai imbalannya, Huawei perlu mengalokasikan manfaat yang cukup besar untuk mereka. Keunggulan Huawei dalam standar 5G adalah Huawei memegang banyak Hak Paten dimana banyak solusi dalam standar harus menggunakan teknologinya.

Kontributor teknologi utama lainnya dalam Tata Letak 5G Dunia adalah “Qualcomm.” Setelah Era 3G, Qualcomm tidak pernah ketinggalan dalam Dunia komunikasi seluler. Selain itu, pengalaman Qualcomm dalam desain semikonduktor melebihi Huawei. Pada 2010, ketika Internet seluler baru saja Booming, nilai pasarnya pernah melampaui Intel dan menjadi perusahaan semikonduktor paling berharga di dunia. Harus diakui, Teknologi Qualcomm tidak tertinggal dari Huawei dalam chip ponsel 5G.

Tata Letak 5G Dunia
Tata Letak 5G Dunia (Image: Newsbeezer)

Selanjutnya, Pada bulan Juni 2018, Samsung dan operator SKT melakukan tes prototipe standar 5G di Frekuensi 3.5GHz di Samsung Suwon Industrial Park dengan menggunakan chip Samsung. Menurut laporan, kecepatan pengunduhannya melebihi 1Gbps , menunjukkan bahwa Samsung lebih unggul di dunia dalam pembuatan chip 5G . 

Tentu saja, signifikansi simbolis dari tes ini lebih besar daripada Arti aktual. Karena, 5G nyata tidak akan bekerja di frekuensi tersebut.

Meskipun Qualcomm mendesain chip, tetapi ia tidak memiliki lini produksi sendiri. Pembuatan chip 5G harus tergantung pada Samsung atau TSMC. Samsung sendiri harus bergantung pada Qualcomm dalam teknologi 5G . 

“Apakah mereka akan “Merger” di Era 5G?”

Di era 5G, pabrikan peralatan mana yang akhirnya bisa mendapatkan lebih banyak pangsa pasar tergantung pada sikap operator. Karena, Operatorlah yang membayar semua biaya ini. Kira-kira, Ada 24 perusahaan operator dengan lebih dari 50 juta pengguna di dunia.

Saat ini, Standar terakhir 5G hampir selesai ditentukan. Tetapi, masih Butuh waktu lama untuk membangun jaringan 5G. 5G yang dipakai sebagian orang sekarang ini sebenarnya adalah produk transisi 5G.

Just like grandma says, Tata letak 5G Dunia diperlukan pencapaian Teknologi inti seperti Huawei. Di balik kesuksesan ini adalah upaya puluhan ribu orang selama lebih dari sepuluh tahun dan investasi ratusan miliar Dolar biaya R&D.  

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.