Teknologi Kuantum China menyalip Amerika

Teknologi Kuantum China menyalip Amerika 10 Miliar kali lebih cepat kata Fisikawan atau Pakar Optik Kuantum Jerman Professor Silberhorn belum lama ini. Perangkat komputasi kuantum China dinamakan ‘Jiuzhang’, diambil dari Buku Sembilan Bab tentang Perhitungan. Salah satu risalah klasik Tiongkok tentang matematika yang disusun sekitar 2.000 tahun yang lalu pada Masa Dinasti Han Timur.

Pada awal bulan Desember ini, majalah Science menerbitkan makalah ilmiah para ilmuwan China tentang hasil eksperimen dengan komputer kuantum prototipe.

Sistem Kuantum China hanya membutuhkan 200 detik untuk melakukan perhitungan yang akan memakan waktu lebih dari Dua miliar tahun menggunakan superkomputer tercepat yang ada saat ini. Eksperimen tersebut dirancang dan dilakukan oleh kelompok penelitian tingkat atas yang dipimpin oleh Pan Jianwei dan Lu Chaoyang dari Universitas Sains dan Teknologi di Hefei, China.

Professor Pan Jianwei adalah salah satu Pakar Fisikawan China paling terkenal saat ini. Beliau bahkan disebut oleh majalah Nature sebagai ‘Bapak Kuantum China.’

Bagaimana China menyalip AS dalam Supremasi Kuantum

Berita ini telah manjadi sorotan Dunia bulan Desember. Persaingan Supremasi Kuantum telah menjadi pusat perhatian Negara-negara maju. Barangsiapa yang berhasil mendominasi teknologi Kuantum akan menjadi Komando tertinggi Teknologi dunia di abad baru ini.

Masih teringat bulan September tahun lalu, ketika prestasi ilmuwan Amerika menyapu media global. Mengapa dalam waktu singkat teknologi kuantum China dapat  mengungguli AS. Beberapa Pakar Rusia memberikan jawabannya.

Seperti yang dikutip oleh Majalah “The American Journal of Science” sebuah jurnal ilmiah paling lama di Amerika Serikat sejak tahun 1818 oleh Profesor Benjamin Silliman, “bahwa  sains dan teknologi manusia dalam mencapai hegemoni kuantum untuk kedua kalinya telah  dicapai oleh China dan jauh melampaui Amerika.

Seberapa jauh Teknologi Kuantum China menyalip Amerika sebenarnya?

Teknologi Kuantum AS yang diwakili oleh Google Sycamore misalnya, memerlukan waktu 3 menit untuk melakukan perhitungan yang membutuhkan waktu 10.000 tahun oleh Super Fast Komputer tercanggih AS bernama Summit.  

Sementara Komputer Kuantum China “Chapter Nine” hanya membutuhkan waktu 1 menit untuk melakukan perhitungan yang sama. Jadi pertanyaannya, seberapa cepat perhitungan Komputer Kuantum China dibandingkan Amerika Serikat?

Jawabannya, 10 Miliar kali lipat.

Evaluasi ini dinyatakan oleh ilmuwan Fisikawan Jerman terhadap prestasi komputer kuantum Chapter Nine atau “Bab Sembilan China” sangat sederhana dan langsung. Menurut pakar Professor Silberhorn, China telah banyak berinvestasi dalam komputasi kuantum. Di bawah pemerintah Presiden China, Xi Jinping menghabiskan lebih dari $10 miliar Dolar di Laboratorium Nasional untuk Ilmu Informasi Kuantum.

“China telah menjadi pemimpin dunia dalam Teknologi kuantum, diikuti oleh AS,”kata Ruslan Yunusov, kepala Kantor Proyek Teknologi Kuantum di Rosatom, Rusia. Data yang dikodekan menggunakan mekanika kuantum dikirim ke jarak yang sangat jauh, seperti yang dilaporkan Live Science.

Satelit komunikasi kuantum pertama dunia yang diluncurkan Beijing, Satelit “Mozi” atau lebih dikenal sebagai QUESS (Quantum Experiments at Space Scale) dinamai setelah filsuf terkenal jaman China kuno. Satelit ini telah mencapai banyak kemajuan dan prestasi dalam beberapa tahun ini.

Menurut kantor berita Xinhua, Teknologi kuantum ini telah diterapkan pada kapal selam Angkatan Laut China yang dapat menempuh perjalanan selama ratusan hari di lautan luas, dan sampai di tujuan yang ditentukan tanpa mengandalkan navigasi satelit. Meski Dengan error hanya beberapa ratus meter saja. Pencapaian teknologi ini hanya dimiliki oleh China saat ini. 

Namun, di bidang komputer kuantum, hampir semua laporan media sebelumnya hanya berasal dari laboratorium Amerika. Tanpa membandingkan hasil pencapaian negara lain.

Itulah sebabnya, kebanyakan teman-teman di tanah air hanya mendengar pencapaian teknologi kuantum dari Microsoft, Google, IBM, maupun raksasa teknologi AS lainnya.

Misalnya, berita yang sangat mengejutkan dunia tentang hasil riset komputer kuantum Google pada September 2019. Ketika Google mengumumkan bahwa mereka telah mencapai hegemoni kuantum. Dimana kelihatannya Amerika Serikat telah memantapkan Komando terdepan di bidang ini.

Sayangnya, hal tersebut hanya membuat Amerika gembira sesaat. Mereka hanya memimpin kurang dari 15 bulan ketika Teknologi Kuantum China menyalip Amerika Serikat di awal bulan Desember ini. Dengan hasil prestasi yang cukup menakjubkan, sepuluh miliar kali lebih cepat dari kecepatan Kuantum yang dicapai Google tahun lalu.

China telah mengajukan dua kali lebih banyak paten daripada Amerika Serikat pada tahun 2017 untuk teknologi kuantum. Kategori yang mencakup perangkat komunikasi dan kriptologi, menurut firma riset pasar Patinformatics. Jumlah paten di bidang teknologi kuantum China telah melampaui Amerika Serikat. 

Meskipun China tidak benar-benar dapat bersaing dalam hal kekuatan komputasi dengan AS, menurut Anthony Trippe dari firma analitik paten Patinformatics. Akan tetapi, China telah memimpin dalam hal jumlah paten yang diajukan terkait dengan penerapan teknologi kuantum.

Ada sebanyak 492 paten kuantum yang diajukan China pada 2018, lebih banyak dari gabungan jumlah total dari AS (248 paten), Jepang (30 paten), Korea (45) dan Uni Eropa (31), menurut data dari Patinformatics.

Investasi Beijing dalam Teknologi Kuantum

“Dalam penerapan dan penggunaan untuk keuntungan strategis, maka saya setuju sepenuhnya bahwa China memiliki keunggulan. Karena tidak ada perusahaan di dunia yang dapat bersaing dengan China yang bertindak sebagai satu kesatuan atau sebagai kumpulan organisasi. Hal ini hampir tidak mungkin terlihat di negara Barat,”kata Anthony Trippe.

Sekarang saatnya China melihat hasil kerja kerasnya dan memanen. 

Pada tahun 2019, Amerika Serikat mulai merumuskan Undang-Undang Perencanaan Kuantum Nasional. Washington berencana investasi 1,2 Miliar dolar AS dalam sepuluh tahun ke depan.

Di lain pihak, menurut laporan yang diterbitkan laboratorium nasional China untuk informasi kuantum Laboratorium telah merencanakan persiapan program dan rancangan investasi 5 tahun mendatang sebesar 15,2 Miliar Dolar AS.

Teknologi Kuantum China menyalip Amerika
Teknologi Kuantum China menyalip Amerika (Image: CGTN)

Ruslan Yunusov menambahkan, AS saat ini memimpin dunia dalam hal teknologi Dasar AI atau Kecerdasan Buatan. Sedangkan, China mencapai Komando tertinggi dalam hal Teknologi Kuantum. Untuk mengejar ketinggalan dalam dua Teknologi masa depan ini, Rusia akan bekerjasama dengan Uni Eropa dan India, terutama dalam Teknologi Kuantum.

Just like grandma says, Komputer kuantum dapat mengeksploitasi matematika tidak biasa yang mengatur dunia kuantum, untuk mengungguli komputer tradisional atau klasik pada tugas-tugas tertentu. Jika komputer klasik melakukan kalkulasi menggunakan bit, yang memiliki hanya satu dari dua status (biasanya diwakili oleh 1 atau 0). Namun bit kuantum atau qubit dapat ada di banyak status secara bersamaan.

Tentu saja, Ini memungkinkan Teknologi Kuantum memecahkan masalah jauh lebih cepat daripada komputer klasik. Teori yang memprediksi bahwa komputasi kuantum akan mengalahkan komputasi klasik telah ada selama beberapa dekade. Kapan manusia memasuki Era Baru Teknologi Kuantum hanya masalah waktu saja, walau membangun komputer kuantum praktis terbukti jauh lebih menantang.

Apa Pendapat Anda

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.