Wajah asli dari iklan US-China

Oleh: Ricky Suwarno

Memasuki awal tahun January, pertengahan musim dingin yang paling dingin di Shanghai. Saya sangat beruntung mempunyai kesempatan untuk mengenal tim MRT Jakarta. Berkat intoduksi dari Dubes RI untuk China, Bapak Djauhari Oratmangun. Dan sekretaris, Bu Nadia.

Tim MRT Jakarta meninggalkan kesan dalam bagi saya. Walaupun suhu udara mendekati titik beku 3 derajat celcius di malam hari. Yang rada menusuk tulang. Akibat hembusan angin yang datang dari utara. Tetapi tim MRT Jakarta di bawah pimpinan bapak Presiden William Sabandar, diiringi dengan Bapak Kamal dan Bapak Aditya terlihat segar dan energetik. Dengan sweater dan jaket, menjajaki jalanan dan mall-mal selangkah demi selangkah di sekitar Metro. Sambil mempelajari system metro dan periklanan di kota Shanghai.

Iklan yang menarik adalah suatu keharusan. Karena kehidupan kita sehari-hari tidak terlepas dari iklan. Dari bangun pagi, hidupkan hp melihat Facebook atau wechat. Menggosok gigi sambil melihat berita tv yang selalu disertai dengan iklan. Sampai kita berangkat kerja. Mengemudi, jalan kaki ataupun naik metro, di sekitar kita pasti bisa ditemui beraneka ragam iklan. Di mana-mana.

Menemukan elemen yang tepat untuk membuat produk atau merek supaya menonjol di lautan penjualan. Dan menonjol dalam persaingan. Sehingga Iklan menjadi sangat penting. Berikut adalah bentuk wajah asli iklan, dan perbedaan iklan antara US-China. Menurut pengamatan saya sebagai orang iklan selama lebih dari sepuluh tahun semenjak kedatangan saya di China (sebelum memasuki karir di dunia gaming dan AI).

● Entertaining or nothing

If you do not draw my attention, you’re blackmailed!

Mungkin ini adalah suatu golden saying yang harus selalu disimpan dalam otak semua pembuat iklan. Itulah sebabnya mengapa Donald Trump bisa memenangkan pemilu presiden di amerika. Dia selalu tampak lebih menarik di depan Hillary. Karena cara berpikir dia yang tidak di batasi dengan bingkai. Tidak peduli apakah konsep politiknya benar atau tidak. Ingin ngomong apa langsung tancap.

Bila suatu produk memiliki daya persuasif yang sangat kuat, maka advertiser harus lebih memfokuskan produk ke “Unique selling proposition”.

Bilamana produk lebih menjurus ke homogenisasi, maka advertiser harus menekankan Emotional Selling Propositioin.

Akan tetapi, bila produk itu tidak memiliki kelebihan apapun, paling tidak iklan tersebut harus tampak lebih menghibur. Entertaining. Dan menarik. Misalnya, iklan Home Pod dari Apple. Iklan tersebut tidak menonjolkan penjualan. Dengan hanya mengandalkan beberapa institusi prop, dengan tarian panas dari seorang cewek cantik, berhasil menarik perhatian banyak netizen. Dan memperoleh banyak “like” di facebook maupun youtube.

● Dunia sudah begitu parah, jangan menambah keparahan lagi.

Pemenang pemeran actor utama Penghargaan Emmy Awards, Don Draper dalam Madman (Smoke gets in your eyes), pernah berkata, advertising is based on one thing, happiness. And do you know what happiness is? Well, happiness is the smell of a new car. It’s freedom from fear. It’s a billboard on the side of a road that screams with reassurance that whatever you’re doing is OK. You are OK.

Tidak peduli bagaimana jaman berubah, inti dasar dari iklan itu sama. Yaitu KISS. Keep it simple and sweet.

Apa itu sweet? Yakni memberikan kebahagiaan kepada orang lain. Ada suatu perusahaan iklan yang sangat terkenal di Inggris, namanya Mother. Mengapa memilih nama Mother? Karena iklan yang bagus adalah iklan yang bisa membuat kita bersedia sharing (membagi) dengan ibunda.

Di dunia ini ada berbagai ratusan cara untuk kreatif. Tidak perlu cerewet. Tidak perlu kompleks atau menciptakan keraguan.

● Hanya dengan bekerja keras tidaklah cukup

Anda perlu menjadi orang yang haus dengan pengetahuan. Stay hungry with the knowhow. Karena kurangnya kreativitas yang berkualitas sudah menjadi hal yang normal dikalangan periklanan dunia.

Apakah anda mengira brush circle di Facebook adalah suatu kehidupan? Orang-orang cuma berakting disana. Itu bukan kehidupan nyata. Karena Kehidupan itu sederhana. Tidak ada pigmen pewangi. Tetapi bisa di sentuh dengan tangan. Di cium melalui hidung. Di dengar melalui telinga.

Misi orang iklan adalah menciptakan cerita untuk branding. Merancang sebuah cerita. Mendeskripsikan pengalaman hidup dalam sebuah cerita.

Misalnya, saya mengemudi dan mengantar seorang teman ke airport. Pada waktu berpisah, siapa yang paling wajib diucapin, selamat jalan dan safe flight. Teman yang naik pesawat atau saya sebagai orang yang mengemudi.

Jelas saya donk. Karena resiko mengendarai mobil di highway jauh lebih berbahaya di banding naik pesawat.

● Artificial intelligence atau Kecerdasan buatan membuat kamu bodoh.

Toutiao, aplikasi news terbesar di dunia (mother company dari TikTok), menggunakan algorithm dari kecerdasan buatan. Dengan cuma merekomendasi konten yang anda tertarik saja. Misalnya, suatu saat saya mengklik berita tentang Syiria. Sejak saat itu, saya selalu direkomendasi untuk baca semua hal tentang peperangan di dunia. Baik jaman sekarang maupun di masa lalu.

Sebenarnya, Struktur pengetahuan manusia memiliki tiga bagian. Pertama, Bagian yang sudah saya tahu, dan saya memang tahu. Kedua, Saya ngerti saya tidak tahu. Dan yang terakhir, saya benar-benar tidak tahu bahwa saya tidak tahu.

Jadi yang harus diperdalami oleh orang iklan adalah bagian yang terakhir. Pengetahuan yang luas jauh lebih berarti dibanding pengetahuan yang dalam. Mengerti sedikit pengetahuan dalam segala hal, bisa membantu advertiser bebas berkreatif. Bisa Memperoleh ilham lebih banyak dibanding orang lain. Tetapi, melalui aplikasi yang mengetahui segalanya lewat kehebatan kecerdasan buatan, yang bisa tailor made berita untuk pembaca. Dan semakin banyak kita membaca, membuat wawasan kita semakin sempit.

● Slow adalah jerami yang memutuskan tulang belakang dari suatu perusahaan iklan

Konon kabarnya, Marketing dept dari Tik Tok sangatlah efesiensi. Sampai reimbursement saja, bisa dapat cash dulu baru menjalani proses.

Pelanggan di jaman now semakin tidak mudah dilayani. Mereka semakin cerewet. Permintaan utama mereka, jangan membuat mereka harus menunggu. Jangan membuat mereka harus berpikir. Dan yang terpenting, jangan mengganggu mereka.

Misalnya, mengapa tentara Nazi Jerman sangatlah kuat di jaman dulu. Karena mereka memiliki senjata MG42 yang bisa menembak 1500 butir peluru dalam satu menit. Di banding, senjata bekas Uni Soviet DP-27 yang cuma bisa menembak 600 butir peluru dalam satu menit. Makanya, pada saat pendaratan Normandia di zona peperangan, seorang tentara Nazi bisa menghabiskan 2000 lebih tentara amerika dalam waktu singkat.

Pelanggan di jaman now lebih menyukai whatsocalled, instant gratification ( dipuasin segera). Bagaimana caranya? Dengan merekrut orang cerdas berusia muda, mungkin suatu jalan keluar. Karena mereka pada dasarnya punya response yang cepat.

● Kreativitas adalah mengubah kekacauan menjadi keteraturan. Dan mencari pembawa makna dalam kekacauan.

Perbedaan antara master kreatif dengan orang awam, adalah bahan materi master kreatif lebih banyak dari orang awam. Lagian, daya menyelesaikan suatu masalah mereka juga lebih efisiensi. Ini suatu pekerjaan yang suci. Yang Butuh ketulusan hati. Dan tidak favorit minum alcohol. Yang membutuhkan Tidur yang cukup dengan konsentrasi yang baik. Suka olahraga. Hidup teratur dengan makanan sehat. Dan lain-lain. Factor ini Bisa membantu seseorang memasuki tahap kreatif yang lebih baik. Seperti kutipan dalam Harvard business review, meditators develop 22% more unique ideas than non-meditators.

● Pemikiran yang strategis

Mengapa dalam kreativitas, kita lebih memilih untuk menunjukkan tanggung jawab social dari suatu branding? Bukannya menonjolkan suatu kelebihan saja? Atau Mengapa lebih memilih rancangan sederhana dari barat? Bukannya, seni asia yang lebih kompleks? Atau Mengapa harus merancang slogan yang lebih umum, bukannya slogan yang aristokratik?

Karena semuanya harus didasarkan pada keberadaan. Existensi. Jika tidak, ini setara membangun piramida yang terbalik. Yang senantiasa akan ambruk.

Suatu pemikiran strategis yang baik, selalu berdasarkan pada daya dan logika pemikiran. Yang Juga berhubungan dengan luas atau dalamnya wawasan seseorang. Jadi bangunlah pemikiran strategis, karena ini adalah jalan menuju puncak kejayaan dari karir seseorang. Tidak hanya di bidang iklan. Tetapi juga di segala bidang.

● Kreativitas iklan dari amerika selalu masuk dalam kategori terkuat sampai sekarang

Pernah suatu saat saya melihat acara TV Festival Kreatif Cannes. Perasaan yang paling kuat adalah, entah itu ide kreatif ataupun kualitas hasil karya, amerika memang menunjukkan yang terkuat. Sampai tidak ada celah kekurangan. Yang bisa di komen.

Bila di masa depan, pola dunia antara amerika china diibaratkan dengan adu pergelangan tangan, maka daya kreativitas adalah hal yang menentukan kemenangan bisep otot antara dua raksasa ini.

Just like grandma says, berani menghadapi kekurangan sendiri, berupaya semaksimal mungkin berkreatif, ataupun menciptakan suasana internal maupun external yang membangun. Selangkah demi selangkah, adalah cara memperpendek kesenjangan gap dunia iklan antara US-China.

Advertisements
Categories: artificial intelligence indonesiaTags: , , , , , , , , , , , , ,

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: